Spa di Atas Pohon, Mau?

Bagi Informasi Ini

spa-pijat-dengan-menggunakan-daun-pohon-ek-platzaApa yang Anda bayangkan ketika mendengar kata spa? Pijatan dari terapis yang handal, minyak aromaterapi, dan handuk yang lembut? Semua hal tersebut sudah biasa. Namun, ada sesuatu yang unik dan tidak biasa di Ubud, Bali, yaitu Mango Tree Spa by L’Occitane.Pada hari Rabu (7/12/2016), Kompas.com berkesempatan mencoba perawatan wajah di Mango Tree Spa by L’Occitane setelah menyusuri perkampungan dan sawah bersama Butterfly Concierge dari Kupu-Kupu Barong dalam acara yang disponsori oleh Garuda Indonesia.Sesuai dengan namanya, Mango Tree Spa by L’Occitane ini menawarkan pengalaman spa dalam tujuh rumah bambu tradisional Ubud yang bertengger di dahan pohon mangga. Ditangani oleh terapis handal yang telah dilatih oleh L’Occitane, tempat ini bisa menjadi salah satu pilihan untuk melepaskan penat setelah berjalan-jalan di kota kesenian Bali.


Sebelum memulai perawatan, Anda akan diminta untuk memilih jenis perawatan dan mengisi formulir mengenai data diri, tipe kulit, kondisi kesehatan, bagaimana selera pijatan Anda (lembut, medium, atau keras), dan di bagian mana pijatan sebaiknya dikonsentrasikan.
Lalu, terapis akan mengantarkan Anda ke salah satu rumah spa yang menjadi tempat Anda akan dipijat. Setiap rumah dilengkapi dengan kamar mandi dan dapat diisi oleh dua orang jadi Anda tidak perlu khawatir dipisahkan dari teman atau pasangan.
Salah satu jenis perawatan wajah andalan Mango Tree Spa adalah Immortelle Divine Secret to Everlasting Youth yang menggunakan Divine Cream dari lini Immortelle Divine oleh L’Occitane.
Perawatan ini berfungsi untuk mengurangi berbagai tanda-tanda penuaan seperti kulit yang keriput, kendur, berwarna tidak merata, dan kusam di area wajah dan leher.
Sebenarnya pengaplikasian lini ini bisa saja dilakukan sendiri di rumah. Akan tetapi, pijatan dari tangan profesional akan membantu produk menjadi lebih terserap dan bekerja lebih maksimal, di samping merilekskan wajah, leher dan punggung atas Anda.
Selain itu, terapis juga akan menggunakan teknik drainase limfatik di beberapa poin-poin tekanan pada dagu dan leher untuk mengencangkan dan memperbaiki kontur wajah.
Selagi dipijat, Anda juga bisa menikmati pemandangan sawah Ubud yang bertingkat-tingkat, mendengarkan aliran sungai Ayung yang memotong dua bukit, dan mencium bau mangga yang segar.
Walaupun berdurasi satu jam, perawatan ini akan berlalu begitu saja tanpa terasa dan ketika Anda membuka mata kembali, sudah saatnya melanjutkan perjalanan di Bali dengan wajah yang lebih cerah dan tubuh yang lebih nyaman. (KOMPAS.COM/Shierine Wangsa Wibawa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *