Berikut Perawatan Kecantikan Teraneh dalam Sejarah

Bagi Informasi Ini

Pelatihan SPA | Diklat SPA – Dunia kecantikan masa kini dibanjiri dengan perawatan yang gunakan teknologi tinggi. Seperti lotion, ramuan, dan peralatan kecantikan semuanya menjanjikan dapat mengembalikan wajah muda kita. Keinginan untuk tetap cantik bukanlah fenomena modern, tapi sementara sebagian dari kita cukup puas hanya dengan mencoba krim wajah baru. Namun ada sebagian orang melakukan beberapa perawatan kecantikan yang serius, aneh, dan terdengar bodoh. Berikut adalah beberapa perawatan kecantikan yang aneh sepanjang sejarah yang masih mereka gunakan sampai sekarang, seperti yang dijelaskan buyagift.co.ukkecantikan spa
Facial kotoran burung
Pernah menginginkan kulit seputih dan sehalus porselen seperti para geisha Jepang tapi tidak tahu bagaimana mencapainya? Rupanya, bahan sihirnya adalah kotoran burung bulbul yang telah digunakan sebagai pembersih selama berabad-abad. Kini, beberapa spa terkenal menggosokkan campuran kotoran berbau menyengat tersebut, dedak padi, dan air di wajah pelanggannya, termasuk Victoria Beckham dan Tom Cruise. Ramuan ini tidak memberikan sensasi terbakar akibat bahan kimia.

Berkubur dengan urin
Urin mengandung amonia yang diyakini oleh orang-orang Romawi adalah obat kumur yang sempurna. Bahkan, karena kemampuannya untuk mendisinfeksi gigi, mencegah gigi berlubang, dan memastikan gigi Anda putih mutiara, amonia menjadi bahan aktif obat kumur sampai abad ke-18. Tapi tetap ada efek sampingnya, yaitu termasuk infeksi bakteri dan napas berbau urin napas.

Pil diet arsenik
Pada abad ke-19, pil diet mengandung bahan-bahan mematikan seperti arsenik dan strychnine. Sayangnya zat ini tidak selalu diiklankan, sehingga pelaku diet tidak tahu apa yang mereka konsumsi. Mengkonsumsi pil tersebut akan membuat konsumen menderita keracunan arsenik, diabetes, kanker, hingga kematian.

Penghilang rambut arsenik dan kapur
Jika minum arsenik sudah membuat Anda ngeri, bagaimana dengan mendidihkan dan menuangkannya ke kaki Anda? Waxing dan bercukur memang bisa menyakitkan, namun teknik penghilang rambut di era modern tidak seberapa dibandingkan dengan apa yang wanita dan pria lalukan pada zaman dahulu. Mereka merebus larutan arsenik dan kapur, mengoleskannya ke daerah tubuh yang berbulu dan mencucinya sebelum kulit mulai mengelupas. Tidak mengherankan, perawatan kecantikan ini menyebabkan iritasi parah, luka bakar serius, dan keracunan arsenik potensial.

Facial vampir
Seperti dikatakan Kim Kardashian, Dannii Minogue, dan Anna Friel, vampire facial tidak membuat seseorang menancapkan gigi mereka ke leher orang lain. Sebaliknya, darah diambil dari lengan, dicampur untuk memisahkan sel-sel, dan disuntikkan kembali ke wajah Anda (tanpa bawang putih, air suci, cermin atau salib yang diperlukan). Prosedur berbiaya £600 (sekira Rp11,7 juta) ini membuat tubuh membuat sel-sel darah baru dan kolagen yang meremajakan kulit dengan cara aman dan efektif. Untuk hasil terbaik, direkomendasikan untuk melakukan facial vampire tiga kali pada interval 4-6 minggu.

Tato puting
Disebut sebagai “tittooing”, seniman tato akan mencocokkan warna tinta tato dengan warna kulit pasien dan memulai proses bius puting. Perawatan semi permanen yang biasanya memakan waktu dua jam untuk diselesaikan ini, dapat bertahan sekitar 12 sampai 18 bulan. Dan pengulangan berkala sangat dianjurkan untuk mengembalikan warna yang hilang. Meskipun telah dinyatakan aman secara medis, karena puting berubah ukuran dari waktu ke waktu, Anda bisa mendapatkan tit-tattos yang sedikit kecil atau besar.

Pijat tampar wajah ala Thai
Seperti namanya, perawatan ini benar-benar melibatkan seorang terapis kecantikan yang menampar wajah pelanggan. Wajah memang juga dipijat, tapi tamparan keras (katanya) baik untuk meningkatkan sirkulasi darah dan menyehatkan. Satu sesi tampar-menampar memakan waktu 15 menit dan berbiaya £200 (sekira Rp3,9 juta). Prosedur ini diklaim mampu menyingkirkan keriput, mengecilkan pori-pori, dan mengencangkan kulit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *